Bagaimana Digital Marketing Bisa Mengubah Bisnis

by : arfadia

Bagaimana Digital Marketing Bisa Mengubah Bisnis Anda

Pemasaran digital dapat menjembatani kesenjangan antara apa yang pelanggan harapkan dan apa yang mereka dapatkan.

Penerapan operasi marketing bukan bagian paling menyenangkan dari pemasaran, tapi justru menjadi bagian terpenting. Ketika sebuah bisnis tak mampu untuk mengikuti perilaku konsumen dan lanskap pemasaran yang berubah , ada sebuah tekanan yang diletakkan pada operasi pemasaran - orang-orang yang ahli, proses yang effisien, dan teknologi yang suportif - dalam posisi yang memungkinkan merek untuk tidak hanya berhubungan dengan pelanggan, tetapi juga membentuk interaksi mereka.

Jika tantangan ini bisa dijawab, sebuah operasi marketing dapat memberikan peningkatan sebesar 15-25%, yang diukur dari metrik investasi dan hubungan konsumen. Namun untuk mencapai tingkat perbaikan seperti ini sulit dipahami bagi banyak orang. Saat pemasar memulai beragam “transformasi digital” untuk membentuk kembali operasi dan model bisnis mereka, banyak dari mereka terhalang oleh kesulitan pemasaran yang bisa memberikan aspirasi.

Sebuah survei dari Association of National Advertisers (ANA) menemukan data bahwa 84% dari pemasar tidak memiliki strategi atau proses kontribusi konten formal untuk mengisi saluran pemasaran mereka. Mereka pun tidak kekurangan pasokan konten untuk menjaga kontinuitas. Padahal, budget untuk menciptakan konten terus meningkat.

Pemasaran digital melibatkan penerapan kemampuan, proses, struktur, dan teknologi untuk interaktivitas, penargetan, personalisasi, dan optimalisasi saluran digital dengan biaya yang efektif. 

Pemasar sadar betul apa yang harus dilakukan. Tapi seringkali masalah dimulai ketika harus menerapkan platform teknologi baru, menambah staf atau meningkatkan alokasi digital dalam belanja bauran-pemasaran.

image

Ada lima langkah untuk membawa operasi pemasaran ke era digital:

#1 Memahami betul keinginan pelanggan

Pelacakan, analisis dan menafsirkan perilaku pelanggan harus berkelanjutan. Hal ini memerlukan data dan alat canggih untuk menganalisis segmen pelanggan tertentu serta perilaku mereka untuk melihat peluang dan memprediksikan tindakan masa depan. Secara rinci, perusahaan harus memetakan perjalanan keputusan konsumen untuk segmen mereka yang paling berharga.

#2 Mengantarkan pengalaman berharga

Apa yang terjadi ketika seorang konsumen memiliki pengalaman buruk? Mereka berhenti menggunakan produk dari perusahaan tersebut. Dan pengalaman ini bisa berlangsung pada setiap titik, sehingga harus dipastikan bahwa konsumen harus mendapatkan segalanya dengan benar. Memenuhi harapan pelanggan tidak hanya mengenai teknologi dan proses yang diperlukan, tetapi juga berlangsungnya berbagai fungsi di perusahaan yang saling berkoordinasi.

#3 Memilih teknologi pemasaran yang tepat

Teknologi pemasaran yang tepat dapat mengantarkan pengalaman multi indrawi kepada para pelanggan. Elemen penting dari pengelolaan operasi pemasaran adalah membangun sebuah sistem yang memiliki fleksibilitas untuk bekerja dengan platform besar yang lebih dominan. Akan tetapi, teknologi marketing yang “terbaik” pun belum tentu menjadi yang terbaik bagi sebuah perusahaan.

#4 Penerapan proses dan tata kelola

Teknologi membutuhan staf, proses dan tata kelola untuk memastikan teknologi melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Kegagalan untuk menetapkan pedoman akan mengakibatkan upaya tambal sulam dari seluruh perusahaan yang akan mengakibatkan kebingungan dan menghambat upaya.

Pendekatan baru yang dibutuhkan setiap agency yang terlibat dalam peluncuran produk adalah berpartisipasi dalam pembuatan brief. Hal ini untuk menyelaraskan peran dan sumber daya dari waktu ke waktu. Membangun kejelasan seperti ini dapat meningkatkan kreativitas karena membebaskan setiap orang untuk fokus pada tanggung jawab mereka, alih-alih membuang waktu dan energi.

#5 Menggunakan metrik yang terbaik

Teknologi kini mampu menjawab kesulitan semua pemasar, yaitu kemampuan untuk memonitor, melacak dan mengelola efektivitas investasi pemasaran. Ukuran efektivitas pemasaran sering kali bergerak melampaui apa yang telah dibatas pada satu set metrik yang sempit.

Untuk menjadi yang paling efektif, bagaimanapun, metrik perlu memberikan wawasan secepat dan sesering mungkin sehingga bisnis dapat benar-benar berjalan.